Oleh: Rosmawati*

Waktu berlalu begitu cepat, dan kita terlalu sibuk dengan kehidupan masing-masing. Tapi, ada satu hal yang tidak pernah berubah: rindu yang terus menggumpal di hati.

Terlalu lama tidak bertemu, membuat kita lupa bagaimana rasanya berjumpa dengan sahabat-sahabat lama. Tapi, kenangan-kenangan indah masih terpatri di ingatan, membuat kita semakin rindu.

Setiap kali melihat foto-foto lama, rindu itu semakin kuat. Kita mengingat kembali tawa-tawa, lelucon, dan momen-momen spesial yang pernah kita lalui bersama.

Tapi, rindu ini tidak hanya tentang kenangan lama. Ini tentang keinginan untuk kembali merasakan kebersamaan, untuk mendengar cerita-cerita baru, dan untuk berbagi pengalaman-pengalaman baru.

Kita semua sibuk, tapi kita harus membuat waktu untuk hal-hal yang benar-benar penting. Seperti bertemu dengan orang-orang yang kita cintai, dan memupuk rindu yang telah lama terpendam.

Mari kita mencari waktu untuk bersama, kembali bercerita seperti dahulu, mengumpulkan kalimat-kalimat menyatu bersama Bengkel Narasi Kolaka Utara.

Jangan biarkan rindu ini menggumpal, mari kita buat rencana untuk bertemu, untuk menghilangkan rindu yang menggumpal, dan untuk menciptakan kenangan-kenangan baru bersama.

Semoga kita bisa segera bertemu, dan rindu ini bisa segera terobati.

Kolaka Utara, 29 Desember 2025

(Visited 15 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Rosmawati

Saya Rosmawati — bekerja di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara, mengajar di Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, dan aktif di komunitas Bengkel Narasi serta Pena Anak Indonesia (PAI). Tiga peran itu berjalan bersamaan, dan saya menjalaninya dengan sadar. Di perpustakaan, saya dekat dengan buku dan dengan orang-orang yang datang mencari sesuatu — entah itu pengetahuan, ketenangan, atau sekadar tempat duduk yang tenang. Di ruang kuliah, saya belajar lagi setiap kali mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tak pernah saya duga. Di komunitas, saya menemukan alasan yang paling sederhana mengapa literasi itu penting: karena ada anak-anak yang ingin bercerita, tapi belum punya kata-katanya. Saya menulis di Bengkel Narasi. Kadang soal hal-hal besar, kadang soal yang kecil saja — tapi selalu dari apa yang sungguh saya lihat dan rasakan. Kalau Anda ingin mengobrol soal literasi, pendidikan, atau dunia menulis — mari. 📍 Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ✍️ bengkelnarasi.com 📚 Perpustakaan Daerah Kab. Kolaka Utara 🎓 Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.