Oleh : Ghinda Aprilia

Wabah Omicron di Hong Kong semakin banyak yang terjangkit. Saya kutip informasi dari FPnya KJRI Hong Kong;

 PENGUMUMAN

Memperhatikan perkembangan situasi pandemi Covid-19 varian Omicron di Hong Kong, Pemerintah Hong Kong menghimbau seluruh residen Hong Kong, termasuk WNI/PMI untuk:

1. Mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan Pemerintah Hong Kong, termasuk menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan memenuhi kewajiban tes wajib bila telah mengunjungi tempat-tempat yang terkena pemberitahuan tes wajib (Compulsory Testing Notice) Covid-19. Pelanggaran atas kewajiban tes ini dapat dikenakan denda maksimum HKD 25.000 atau penjara selama 6 (enam) bulan.

2. Dapat memantau informasi pelaksanaan tes wajib melalui laman https://www.chp.gov.hk/en/features/105294.html

3. Seluruh residen Hong Kong, termasuk pekerja migran dapat mengikuti program vaksinasi gratis yang disediakan Pemerintah Hong Kong melalui laman www.covidvaccine.gov.hk

Informasi terkini yang saya kutip dari Hong Kong Free Press, Candice Chau 8 Pebruari 2022;

Covid-19: Hong Kong memberlakukan batas 2 orang di depan umum, denda berlipat ganda, batas berkumpul pribadi, vaksin diperlukan untuk mal.

Denda karena melanggar aturan jarak sosial akan digandakan dari HK$5.000 menjadi HK$10.000.

Hong Kong akan memberlakukan kembali pembatasan dua orang di tempat umum dan pertemuan di tempat pribadi lebih dari dua keluarga akan dilarang mulai Kamis, karena kota itu memerangi gelombang kelima Covid-19.

Langkah-langkah baru lainnya yang diumumkan oleh Kepala Eksekutif Carrie Lam pada hari Selasa untuk mengatasi wabah varian Omicron meliputi:

Putaran keenam subsidi anti-epidemi dengan total HK$26 miliar akan diluncurkan – baik bisnis maupun individu dapat memperoleh manfaat.Tempat-tempat keagamaan, mal, department store, supermarket, pasar basah dan salon rambut akan ditambahkan ke daftar tempat di bawah peraturan anti-epidemi kota. Mulai dari 24 Februari, orang yang memasuki tempat ini akan diminta untuk menunjukkan aplikasi pelacakan kontak Leave Home Safe dan bukti vaksinasi yang valid. Pemeriksaan acak akan dilakukan. Untuk sementara, Lam mengatakan persyaratan itu tidak akan diperluas ke angkutan umum.

Salon rambut dan tempat ibadah tutup dari Kamis hingga 24 Februari. Denda karena melanggar aturan jarak sosial akan digandakan dari HK$5.000 menjadi HK$10.000. Hanya dua orang yang diizinkan duduk di meja di restoran di mana hanya anggota staf yang divaksinasi. Pemerintah akan memberikan pembayaran satu kali sebesar HK$10.000 kepada orang-orang yang menderita pengangguran sementara.

 Sementara itu, pekerja garis depan yang memerangi pandemi – seperti petugas kebersihan, penjaga keamanan, dan staf kargo bandara – akan mendapatkan HK$2000 per bulan selama lima bulan, mulai Februari. Undang-undang Ketenagakerjaan harus diamandemen untuk “menghindari perselisihan perburuhan” yang disebabkan oleh upaya anti-epidemi. Jika majikan memecat staf karena absen karena perintah tes wajib atau penguncian, itu akan dilihat sebagai “pemecatan yang tidak masuk akal” di bawah peraturan Tenaga Kerja yang diubah. Chief Executive Carrie Lam berbicara kepada media pada 8 Februari 2022.

Lam mengatakan bahwa dia masih percaya bahwa warga Hong Kong akan divaksinasi dengan dorongan pemerintah, mengingat “ketidaknyamanan” yang disebabkan oleh aturan jarak sosial.

“Saya tidak akan malu, kami menggunakan cara yang kuat, karena kami harus melindungi Hong Kong,” tambahnya.

‘Dinamis nol Covid’

Lam mengatakan pada Selasa pagi bahwa “dynamic zero Covid” adalah untuk kepentingan publik.

“Ada yang mengatakan bahwa ‘dynamic zero Covid‘ melibatkan biaya sosial dan ekonomi yang besar, tetapi saya ingin mengatakan di sini bahwa kehidupan, kesehatan, dan sistem medis Hong Kong tidak berantakan lebih sesuai dengan kepentingan publik Hong Kong,” kata Lam.

“Ada juga beberapa orang yang mengatakan bahwa ‘dynamic zero Covid‘ tidak berkelanjutan, tetapi kegigihan kami sekarang adalah memanfaatkan periode ini untuk meningkatkan tingkat vaksinasi, untuk menghindari situasi yang baru saja saya sebutkan yang akan membawa tekanan tak tertahankan dan pukulan serius ke sistem medis.”

Hong Kong melaporkan 625 kasus baru Covid-19 pada Selasa, semuanya kecuali empat kasus lokal. Asal Semua kasus diduga dari varian Omicron yang lebih menular tetapi kurang mematikan, selain dari 15, diduga varian Delta. Saat ini masih ada 898 kasus yang tidak diketahui asalnya – lebih dari 85 persen adalah varian Omicron.

Secara total, Hong Kong telah melaporkan 16.022 infeksi dan 213 kematian sejak awal pandemi lebih dari dua tahun lalu.

Untuk meminimalisir penularan pemerintah Hong Kong melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan adanya tes Swab gratis di setiap daerah. Ya, beberapa hari ini setiap saya melintas di jalan Tonkin Street, antrian panjang mengular, sempat terjebak dalam antrian, akhirnya permisi di tengah-tengah orang yang sedang antri, karena jalan yang saya akan lewati tertutup antrian.

Restoran banyak yang tutup, kalaupun buka dibatasi hanya sampai jam 18.00 bisa makan di tempat, setelah itu hanya melayani yang take away. Termasuk perawatan kecantikan tempat nona bekerja, tutup total dari bulan Desember, ini karena yang berhubungan dengan membuka masker, dikhawatirkan akan mudah tertular.

Sebagai Asisten Rumah Tangga, tentu kena dampaknya dari merebaknya virus Omicron. Ketika mengisi waktu liburan yang biasa tempat magang kita di lapangan rumput Victoria Park. Setiap saat kami diawasi oleh satpam. Tidak hanya itu kami juga disambangi kepolisian, imigrasi dan instansi lainnya. Kami hanya diperbolehkan  berkumpul maksimal 4 orang itupun tidak boleh berdekatan. Untuk sekedar menghabiskan jatah makanan, saya pribadi sering langsung bilang sama satpam, sebelum ditegur, “habis makan saya pergi.”

Biasanya koko yang super diam, dia sering memperingatkan saya, “Ghinda jangan berkumpul dengan banyak orang, berbahaya.”Ketika masuk ke rumah koko, si nona siap-siap menghadang saya dengan semprotan berupa cairan, entah apa, yang jelas dari ujung rambut sampai kaki badan saya disemprot.

Koko yang biasanya cuek dengan tes swab apalagi vaksin, untuk sementara banyak di rumah dan mau tidak mau dia harus divaksin sebagai syarat dari perusahaan.Beberapa hari lalu, mendengar dari teman-teman sesama kungyan, sayur mayur untuk sementara akan distop dari China. Yah, benar juga beberapa hari ini sayuran mulai melonjak dan langka.

Pulang libur saya langsung ngoceh sama singsang, “yika choi dhong sangko hooo kwai,” (sekarang sayur dan buah sangat mahal), tidak hendak bermaksud menyindir uang belanja, Alhamdulillah pagi-pagi uang belanja ditambah $100, lumayan.

Tetapi pagi ini betapa kagetnya, uang di dompet sudah menipis, belanjaan cuma sedikit. Harga sayur berlipat-lipat mahal dari harga normal, itupun bakul-bakul yang menjual sayur mayur di pasar Sham Shui Po market di lantai 2 hampir semua tutup.

Keliling sekitar pasar mencari sayur yang harga terjangkau cuma dapat 1 kol, 1 sawi putih dan 1 wortel dengan harga $60.

Melihat situasi di daerah lain di Hong Kong, iseng buka Facebook, ternyata hari ini judul statusnya sama, harga sayur mehong (mahal) dan langka. Bagi majikan yang murah hati tentu bukan masalah, tetapi bagi yang pelit atau hidup pas-pasan tentu sebagai ART harus ikut memikirkan barang yang akan dibeli sesuai keuangan.

Inilah hikmahnya kita di rantau, harus pandai-pandai memenej keuangan belanja juragan.

(Visited 78 times, 1 visits today)

By Ghinda Aprilia

Sebaik-baik hidup bisa berguna untuk diri sendiri dan orang lain.

2 thoughts on “Wabah Omicron di Hong Kong”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.