Judulnya Ongkona Bone, Nak!
Entah siapa yang menciptakan lagu ini, serta siapa yang menyanyikannya pertamakali. Tak ada yang tahu, akupun begitu. Lagu yang kemudian diberi nama Ongkona Bone ini, dikira dinyanyikan sejak tahun 1905,…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Entah siapa yang menciptakan lagu ini, serta siapa yang menyanyikannya pertamakali. Tak ada yang tahu, akupun begitu. Lagu yang kemudian diberi nama Ongkona Bone ini, dikira dinyanyikan sejak tahun 1905,…
Sebagai umat beragama, kesalehan kita masih diukur hanya menggunakan takaran formalistik yang minim aspek sosial. Berlomba-lomba menuju masjid untuk berjamaah, namun melupakan sandal yang mengalasi kakinya dari berbagai bahaya. Sandal…
Pagi menjangkau pukul 06.57 wita saat kakiku mengijak pelataran alun-alun kebanggaan masyarakat Takalar, Lapangan Makkatang Daeng Sibali. Mentari sedari tadi sudah mencumbu buliran embun di ujung rerumputan sebagian besar area…
Oleh: Syaifuddin Gani 1 Saya masih di kantor sekitar pukul 12.30 Wita, Rabu, 20 April 2010, ketika kakak saya menelpon bahwa ibu saya terbaring sakit di Polewali, Sulawesi Barat. Seketika…
Adil ialah menimbang yang sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar. –Buya Hamka Pagi, butiran embun di ujung dedaunan mulai sembunyi dari sapaan mentari pagi yang mengerling hangat.…
Oleh: Syaifuddin Gani “Kami tahu sejak awal bahwa Spanyol adalah penguasa penguasaan bola, jadi mereka akan membuat kami bermasalah, tapi kami harus menyesuaikan diri dan berjuang keras.” Itulah komentar Roberto…
Oleh: Syaifuddin Gani “Angin reda, menahan senggukanMemberi jalan bagi kesenyapanDi rumah aku terkurung, meraba-raba layar mayaPotret kota menyembulDisergap kelengangan” Itulah salah satu bait puisi yang akan saya baca pada sebuah…