Ibuku, Kartiniku
Oleh: Lolita Eka Putri Di sudut meja kayu yang sudah lapuk dimakan usia, Ibu selalu duduk setiap malam. Bukan untuk menulis sebuah mahakarya, melainkan untuk menghitung lembar demi lembar uang…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Oleh: Lolita Eka Putri Di sudut meja kayu yang sudah lapuk dimakan usia, Ibu selalu duduk setiap malam. Bukan untuk menulis sebuah mahakarya, melainkan untuk menghitung lembar demi lembar uang…
Para perempuan tentu mengingat buku Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang fenomena itu. Itulah semangat emansipasi kartini melawan segala bentuk penindasan. Sebagaimana ulasan sebelumnya bahwa sejarah kelam jugun Ianfu di…