Setiap orang orang tua pasti ingin memiliki seorang anak yang sempurna. Tapi semua itu sudah ditentukan oleh Allah SWT. Kita sebagai orang tua harus selalu siap menerima setiap ketetapan dariNya.

Begitu pula ketika kita memiliki Anak Disabilitas Pendengaran ( ADP ) sebaiknya kita sikapi dengan lapang dada, tidak berkecil hati atau menyalahkan keadaan. Membesarkan ADP adalah pengalaman yang menantang bagi setiap orang tua.Memiliki ADP bukan aib dan juga bukan akhir segalanya. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk membantu ADP agar dapat mandiri dan mencapai potensi maksimal mereka.

Sharing info dari # kemdikbud.ri, ada beberapa cara untuk melatih kemandirian ADP. Yuk,  kita simak ulasannya di bawah ini.

Tips 1 Pemeriksaan Telinga

Melakukan pemeriksaan telinga sejak bayi baru lahir sangat penting untuk mengetahui apakah ada gangguan pendengaran sehingga orang tua bisa mengambil langkah yang tepat.Pemeriksaan awal bisa dilaksanakan secara sederhana, dengan memperhatikan reaksi ADP ketika mendengar bunyi di sekitarnya atau bunyi yang kita ciptakan. Misalnya, botol atau gelas dipukul dengan sendok. Periksa ADP ke dokter THT untuk di tes secara objektif dengan tes audiometer.

Tips 2 Teknologi Amplifikasi

Membantu ADP untuk mendengar meliputi 4 tahap yaitu :

  1. Latihan mendeteksi bunyi. Latihan kesadaran untuk meningkatkan daya sensitivitas terhadap bunyi.
  2. Latihan diskriminasi bunyi. Latihan membedakan bunyi.
  3. Latihan identifikasi bunyi. Latihan untuk mengenal dan menyebutkan bunyi – bunyi tertentu.
  4. Latihan komprehensi bunyi.Latihan memahami bahasa,menangkap makna dari bunyi yang didapatinya.

Tips 3 pengembangan Bahasa dan Proses Mendengar

ADP sering tidak dapat mengembangkan bahasa dan berbicara dengan cara alami. Orang tua perlu mengajarkan ADP tata bahasa dan susunan kata dalam kalimat, misalnya membaca, menulis, berbahasa isyarat dan media visual dapat mengembangkan keterampilan bahasa.

Tips 4 Mempersiapkan Diri Memasuki PAUD

Inklusi/Reguler, mengubah cara berkomunikasi di rumah atau di PAUD. Orang tua perlu tahu karakteristik ADP saat berkomunikasi dan berbicara. Misalnya, berbicara dengan jelas atau jika dibutuhkan menggunakan gerakan, tanda atau media visual untuk membantu ADP berkomunikasi.

Tips 5 Metode Pengajaran Universal

Menciptakan sebuah kegiatan pembelajaran yang dapat memfasilitasi perbedaan karakteristik perilaku ADP adalah Universal Design for Learning ( UDL ). Contoh penggunaan bahan ajar visual, yaitu media cetak gambar atau poster, video dengan subtittle text atau bahasa isyarat, menulis dan membaca.

Tips 6 Latihan Perkenalan Diri dan Melakukan Percakapan

  • Metode mendadak. ADP secara tiba-tiba diminta untuk berbicara. Kita tidak boleh menuntut uraian yang jelas dan runtut.
  • Metode tanpa persiapan naskah lengkap. Ada waktu bagi ADP untuk mempersiapkan diri, namun tidak akan maksimal untuk mempersiapkan diri, namun tidak akan maksimal untuk ADP yang belum berpengalaman.
  • Metode membaca naskah.Membaca naskah yang sudah ditulis, baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Metode ini jarang digunakan oleh ADP. 
  • Metode menghafal. ADP berbicara untuk menghafalkan teks pidato yang telah disusun. Teksnya bahasa sederhana dan singkat.

Tips 7 Mendengarkan Musik

Latihan vokal, dan menyuarakan lirik lagu dengan karaoke,mengenalkan musik pada ADP penting untuk merangsang saraf pendengaran di otak. ADP masih bisa merasakan musik melalui gerakan tubuhnya dan juga gelombang getaran musik melalui kedua tangan dan tulang-tulangnya. 

Sahabat, semoga apa yang sudah dipaparkan di atas dapat bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : anggunpaud.kemdikbud.go.id

Watansoppeng, 6 Juli 2021

(Visited 58 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.