Oleh : Gusnawati Lukman

Happy Weekend Everyone……

Selamat menikmati hari, bercengkrama bersama keluarga tercinta. Ketika menghirup udara pagi, rasakan energi positif yang mengalir ke dalam diri,serta konstruksilah hal-hal positif dalam pikiran saat pertama kali tersadar dari tidur, maka niscaya hal-hal positif yang akan datang menemui kita. Ketika kita masih diberi waktu untuk menghirup udara pagi, maka saat itulah tanamkan dalam jiwa rasa syukur kepada Sang Pemberi Kehidupan, Allah swt. Nikmat manalagi yang akan kita ingkari?

Seperti biasa, hari ini adalah waktu untuk rehat sejenak dari rutinitas. Sejenak aku membuka-buka medsos.Tidak terlalu serius sih, cuma sekilas baca status dari teman-teman dunia maya. Nothing interesting.Nothing Special. But wait…..mataku tiba-tiba tertuju ke sebuah quotes yang aku sudah tahu pasti itu milik Bang Ruslan Ismail Mage (RIM), penyemangat kami di rumah jiwa di angkasa, Bengkel Narasi. Desainnya keren, menarik, merah menyala, dan itu untuk membakar semangat kami agar tetap menjadi manusia kuat dan tangguh. Dan sahabat tahu tidak, ketika membacanya, aku jadi senyum-senyum sendiri deh. Waduh…ini tentang perselingkuhan dan klimaks yang berkali-kali (Jangan berpikir macam-macam yaa…he..he…he). 

Kagum pada sosok Bang RIM yang setiap melahirkan kalimat-kalimat inspiratif selalu memiliki  ruh yang akan menarik kita untuk melebur bersamanya. 

Quotes hari ini :

“ Perselingkuhan paling aman dan mengasyikkan adalah dengan PENA. Bisa mencapai klimaks berkali-kali di atas panggung LAUNCHING bukunya. Tidak percaya?

Silakan mencoba !”

( Ruslan Ismail Mage)

Berselingkuh dengan pena memang sesuatu yang mengasyikkan. Kita akan melupakan pasangan hidup kita, pasangan seranjang kita, dan akan bersamanya dalam suka maupun duka. Ketika lagi senang, bahagia, kita akan tertawa bersamanya, tersenyum bersamanya, memeluknya dan larut bersama dalam lembaran putih bersih. Menuliskan semua rasa yang melukiskan kerinduan, cinta kasih putih. Kita akan bersamanya sepanjang hari. Melewati hari sampai berganti lagi tanpa peduli pada pasangan kita. Begitu pula saat suasana hati lagi murung, sedih,dia akan tetap setia menemani kita. Menangis sambil memeluknya, lalu bersama menggoreskan kesedihan hati di kertas putih. Ia akan menemani kita melalui hari-hari kelabu. Kesetiaannya tak diragukan lagi.

Ketika bersamanya, kita akan menuangkan dan mencurahkan segenap rasa kita. Menuliskannya sampai berlembar-lembar bahkan sampai menghasilkan sebuah karya abadi. Dan ketika karya yang lahir dari segenap curahan rasa kita itu dibaca khalayak dan mendapatkan apresiasi yang luar biasa,  maka rasa bangga itu akan memenuhi lubuk hati kita, membuncah hingga mencapai klimaksnya. Bayangkan karya yang lahir dari rahim pikiran kita menginspirasi beribu-beribu pembaca dan membuat mereka dari tidak mengetahui apa-apa menjadi tahu, dari tidak dapat berbuat apa-apa menjadi mampu melakukan sesuatu yang terbaik, maka amal kita menjadi berlipat-lipat. 

Ketika aku berkarya, ketika karyaku dapat menjadi penghibur hati yang murung, penghibur saat kerinduan memuncak, maka saat itulah aku merasakan klimaks rasa itu. Kebanggaan menyeruak, rasa haru meluluhkan hati, meneteskan air mata suci. Aku ingin merasakan klimaks rasa itu berkali-kali. Aku ingin merasakan betapa nikmatnya berkarya. Aku ingin klimaks rasa itu merangsang dan membangkitkan adrenalin untuk senantiasa melahirkan karya-karya berkualitas. Aku akan merasakan klimaks berkali-kali ketika karya-karyaku menginspirasi banyak orang. Perselingkuhan dengan pena sungguh mengasyikkan.  Suatu saat ketika aku sudah mampu melahirkan karya terbaikku, aku akan menjadi orang yang selalu dirindukan. Aku ingin launching buku karya sendiri. Panggung itu akan menjadi milikku bersama karya-karyaku. 

Aku memiliki cita- cita besar yang akan aku wujudkan bersama Bang RIM, Bunda Ros, Adik Iyan, Bang SDM dan sahabat-sahabat terbaik di Bengkel Narasi. Aku punya cita- cita besar yang akan aku wujudkan bersama anak-anakku di Pena Anak Indonesia. Bersama mereka aku akan kuat, dan tangguh. Bersama mereka, aku akan merajut mimpi-mimpi indah. Bersama mereka mimpi indah itu akan menjadi kenyataan.

Perselingkuhan dengan pena memang mengasyikkan. Berani mencoba? Siapa takut…..

Watansoppeng, 25 Desember 2021

(Visited 141 times, 1 visits today)
3 thoughts on “Aku Ingin Merasakan Klimaks itu Berkali-Kali”
  1. Seperti yang saya tulis, beliau selalu mengeufemisme bahasa-bahasa tapi agar mudah dicerna ubun-ubun para kelana kata.
    Terbaik Pak RIM,
    Terbaik BN🤘

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.