Rasa syukurlah yang membuat kita cukup, dan berfikir positif yang membuat kita bahagia.

Ungkapan tersebut sangat tepat untuk kita semua renungkan, agar kita kembali merefleksi diri. Tentang apa yang kita telah miliki dan apa yang telah kita lakukan dihari kemarin.

Hari ini, April 23/22. Alhamdulillah diwakilkan oleh rekan seangkatan kami Alumni Smansal 010, saudari Nhila Adnen. Menyambangi kediaman salah seorang warga di Desa Wawo.

Beliau tinggal seorang diri dikediamannya. Tempat tinggalnya sangat jauh dari kata layak. Sungguh suatu kepedihan, dihari tua harus menanggung nelangsa dan nestapa tinggal seorang diri.

Pasti menyayat hati kita semua, yang kedua orang tuanya masih ada maupun yang sudah tiada. Rasa kemanusiaan kita semua pasti terpanggil, untuk berbondong-bondong menghaturkan kepeduliaan.

Saya yakin pasti nama beliau sudah masuk dalam lembaran penerima bantuan sosial di daerahnya. Pasti saudara saya Ibhul Marcapada akan senantiasa mengingatkan sang kekasih hatinya.

Saya juga yakin, daerah kita Kabupaten Kolaka Utara. Tidak sedang kekurangan orang-orang baik. Buktinya, postingan ini sebelumnya telah viral di media sosial WhatsApp beberapa hari yang lalu.

Karena viralnya, alhamdulillah rekan-rekan Alumni Smansal 010 berinisiatif untuk turut serta berbagi kebahagiaan. Terlebih dibulan yang penuh berkah ini.

Informasi terakhir yang saya himpun. Beliau yang tinggal sendiri, tidak memiliki alat masak untuk hanya sekadar memanaskan air panas dirumahnya. Makan pun demikian.

Saat makan. Tetangganyalah yang selalu memperhatikan keadaan beliau. MasyaAllah sungguh kemuliaan yang luar biasa. Saya menjadi saksi insyaAllah bapak dan ibu tetangga beliau akan mendapat balasan yahg terbaik oleh Allah Swt.

Saya juga bertanya-tanya. Adakah anaknya, adakah keluarganya atau adakah sanak family lainnya. Tapi jawaban yang saya dengar dari beberapa orang, belum bisa memuaskan hati dan pikiran saya.

Saya hanya bisa merenung dan kembali Introsfeksi diri. Sayangilah kedua orang tua selagi masih ada, didiklah anak-anak dengan sebaik-baiknya, hingga saatnya kelak saat kita semua telah menjadi sepuh. Pastikan mereka menjadi anak yang bisa kembali merawat kita dihari tua.

Semoga Allah SWT. Memuliakan kita semua, atas kebaikan yang kita lakukan.

#AH

(Visited 63 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: