Tepat hari ini peringatan Hari Aksara Internasional diperingati 8 September setiap tahunnya.
Hari Literasi Nasional juga disebut dengan beberapa nama lain, karena perayaan Hari Literasi tidak hanya pada skala nasional atau di Indonesia saja, tetapi juga di seluruh dunia.
Beberapa nama lain Hari Literasi Nasional antara lain: 1). Hari Literasi Indonesia;
2).Hari Literasi Internasional (International Literacy Day/ILD); dan
3). Hari Aksara Internasional.
Dikutip dari laman Itjen Kemdikbud, Hari Literasi Nasional diperingati di seluruh belahan dunia pada tanggal 8 September dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dalam kehidupan.
Berbagai manfaat juga bisa didapatkan jika masyarakat mengedepankan literasi dalam hidup.
Di lihat dari sejarahnya, Hari Literasi Nasional atau Hari Literasi Internasional pertama kali dibentuk pada tahun 1967 : United Nations Educational,Scientific and CulturalOrganization(UNESCO.
Hari Literasi Nasional atau Hari Literasi Internasional dicetuskan oleh UNESCO sebagai langkahnya untuk memajukan literasi membentuk masyarakat yang lebih melek huruf dan berkelanjutan.
Pada awal pada tahun 1965 diselenggarakan konferensi UNESCO dengan tema “World Conference of Ministers of Education on the Eradication of Illiteracy” di Teheran, Iran.
Kemudian pada tahun 1966, UNESCO memimpin dan mendeklarasikan tanggal 8 September ditetapkan sebagai International Literacy Day (Hari Literasi Internasional).
Awalnya, Hari Literasi Internasional dengan tujuan untuk “mengingatkan komunitas global tentang pentingnya literasi bagi individu, komunitas, dan masyarakat, serta sebagai upaya menuju masyarakat yang lebih melek huruf demi menciptakan kesejahteraan dunia.”
Pada tahun 1967, komunitas global berupaya untuk mengakhiri buta huruf dengan berpartisipasi dalam Hari Literasi Internasional yang pertama pada tahun 1967.
Pemerintah, sekolah, serta warga di segala dunia turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya pada tahun 1990, dalam konferensi dunia “Education for All” yang diselenggarakan di Jomtien, Thailand, membahas peran penting literasi.
Pada tahun 2015, literasi menjadi poin yang dimasukkan ke dalam tujuan utama Sustainable Development Goals (SDG’s) dalam bidang pendidikan.
Hingga pada tahun 2017, Hari Literasi Internasional mengganti fokusnya pada keterampilan literasi digital karena dianggap berhubungan dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih saat itu.
Tahun ini, perayaan Hari Literasi Internasional atau Hari Literasi Nasional jatuh pada Kamis, 8 September 2022. (Dilansir dari laman UNESCO), tema Hari Literasi Internasional tahun 2022 ini, adalah “Transforming Literacy Learning Spaces” atau “Transformasi Ruang Belajar Literasi”.
UNESCO juga menyebutkan perayaan Hari Literasi Internasional tahun 2022 akan menjadi kesempatan untuk memikirkan kembali pentingnya ruang belajar literasi untuk membangun ketahanan dan memastikan pendidikan yang berkualitas, adil, dan inklusif untuk semua.
Di tingkat global, Hari Literasi Internasional dirayakan selama dua hari yakni akan diselenggarakan pada tanggal 8 dan 9 September 2022, di Pantai Gading.
Perayaan Hari Literasi Internasional akan diselenggarakan dengan program luar biasa dan praktik literasi tahun ini yang diumumkan melalui upacara penghargaan Hadiah Literasi Internasional UNESCO 2022.
Pada awalnya, literasi digital sering dianggap sebagai kecakapan menggunakan internet dan media digital.
Namun begitu, acap kali ada pandangan bahwa kecakapan penguasaan teknologi adalah kecakapan yang paling utama.
Padahal literasi digital adalah sebuah konsep dan praktik yang bukan sekadar menitikberatkan pada kecakapan untuk menguasai teknologi.
Lebih dari itu, literasi digital juga banyak menekankan pada kecakapan pengguna media digital dalam melakukan proses mediasi media digital yang dilakukan secara produktif (Kurnia&Wijayanto, 2020; Kurnia& Astuti, 2017).
Maka dari itu, seorang pengguna dituntut memiliki kecakapan literasi digital yang bagus tidak hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia digital dengan penuh tanggung jawab.
Selama pandemi Covid-19 transformasi digital berlangsung lebih cepat.
Teruslah melangkah untuk menggenggam pengetahuan dengan cara membaca. Jadikan Bengkel Narasi wadahnya membaca dan menulis Selamat Hari Aksara Internasional 2022.
Dr. Sudirman. S. Pd., M. Si.
Lewat tulisan ini, semoga Literasi di Indonesia semakin baik dan dapat menumbuhkan minat baca tinggi sehingga akan membawa pendidikan Indonesia yang semakin maju.Fakta, ketika bangsa ini merdeka jumlah buta aksara mencapai 97% dari total penduduk. Kini jumlah penduduk tuna aksara hanya 3%.
begitu pula “Transformasi Ruang Belajar Literasi”segera terwujud”. “Salam Literasi”
Selamat Hari Aksara Internasional, tidak cukup diperingati dengan ucapan Selamat. Namun, mari memperingati bersama Bengkel Narasi dengan membaca.
Makassar, 8 September 2022

Dr. Sudirman, S. Pd. M. Si.
(Mengajar, membaca dan belajar, aku ada, karena aku membaca)
Karena pendidikan sejatinya bukan masalah kognitif semata, tapi jauh lebih dalam mencakup masalah afektif dan psikomotorik
Dr. Sudirman, S. Pd. M. Si.

Selamat Hari Aksara Internasional 2022.
Selamat Hari Aksara Internasional 2022.
Selamat Hari Aksara Internasional, semoga Generasi bangsa mampu menguasai perkembangan IPTEK ke depan.