Oleh: Ulva Mega Puspita
Hari ini tanggal 28 Oktober 2022, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. Tepat 94 tahun silam para pemuda Indonesia mengucapkan ikrar Sumpah Pemuda sebagai bukti nyata, dan menjadi tonggak kuat para generasi untuk mewujudkan dan menyerukan cita-cita kesatuan bangsa Indonesia. Sumpah yang lahir dari keputusan kongres pemuda kedua yang diselenggarakan tanggal 27-28 Oktober 1928 di Batavia.
Ikrar sumpah pemuda menjadi kristalisasi semangat pemuda dan semangat menegaskan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Mengamalkan ikrar Sumpah Pemuda adalah kewajiban kita sebagai pemuda. Karena itu bukan hanya diucapkan melainkan sebagai bukti nyata ikrar para penerus bangsa. Sebagai pemuda masa kini kita selalu diingatkan setiap tanggal 28 Oktober, bahwa ada ikrar persatuan pemuda yang harus tetap menyala dalam jiwa setiap anak bangsa untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dalam kondisi apa pun.
Wahai saudaraku, bangun, bangkit, dan bergerak maju merebut cita-cita untuk kemajuan bangsa. Kita jangan pernah terlena setiap kali melihat keadaan bumi Pertiwi saat ini. Teriakan-teriakan yang membisingkan telinga, berita hoax yang tersebar memicu konflik, kebenaran diputar balikkan untuk kepentingan peribadi. Sungguh miris, satu kata yang menggambarkan bahwa bumi pertiwi dalam keadaan tidak baik-baik saja.
Marilah kita selalu mencontoh pemuda-pemudi terbaik dulu yang bersumpah, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesua, berbahasa satu bahasa Indonesia. Marilah kita satukan tekad, teguhkan niat dan bangkitkan semangat. Bersatu dalam perbedaan, bersama dalam keragaman. Bersatulah kita membangun bangsa, bersatulah semua demi kemajuan bersama, ingatlah kuncinya hanya persatuan.
Kini kata “resesi” kembali menghantui Bumi Pertiwi, hingga menyebabkan anak-anak bangsa harap-harap cemas. Inilah waktunya kita para pemuda turut andil dalam menghadapi ancaman resesi 2023. Kita para pemuda adalah kekuatan penting dalam menjaga pilar demokrasi. Kita harus bisa mencegah ancaman resesi dengan menciptakan kondusivitas wilayah, serta pandai-pandailah kita mengatur keuangan sebagai pemuda yang cerdas. Marilah kita meningkatkan kemampuan, menumbuhkan rasa optimisme, dan terus mengasah potensi dengan sebaik-baiknya. Mari tunjukkan karya, kobarkan semangat, raih prestasi untuk Indonesia raya. (Selamat Hari Sumpah Pemuda, pemuda bersatu, Indonesia Jaya).
*Mahasiswi Instens Muhammadiyah Kolaka Utara
