Namanya juga sampah pasti identik dengan barang bekas sisa makhluk hidup yang telah habis masa afkirnya, ya dibuang saja.

Sama-sama kita tahu bahwa sampah itu secara umum disebut ampas sisa aktivitas makhluk hidup, baik hewan maupun manusia.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) baik cetak maupun daring, ampas juga diartikan sebagai sisa barang yang telah diambil sarinya atau patinya, lalu dibuang tak dipedulikan manfaatnya. Sadis banget ya

Acapkali kita jumpai kata ampas ini terdapat pada sisa-sisa dalam pengolahan tebu, pembuatan kopi, teh, pembuatan tempe, tahu juga pembuangan pencernaan (kotoran) makhluk hidup.

Tak jauh berbeda dengan pepatah bijak, “Habis Manis Sepah Kau Buang” yang artinya sesuatu yang tidak bisa digunakan lalu dilupakan begitu saja.

Terkait ampas, sampah atau barang-barang tua. Denny Cagur si Raja Gombal ini berbeda dengan yang lain. Denny mengatakan kenapa dirinya sampai sekarang masih pakai motor tua.

Katanya, karena orang-orang yang memakai motor tua itu orang-orang setia.

“Kenapa orang yang memakai motor tua itu setia,” imbuh si Raja Gombal ini.

Lanjutnya, karena sesuatu yang rusak itu diperbaiki, bukan diganti.

Gombalan diatas tadi masuk akal juga, ada baiknya barang-barang tua sering dikenal barang antik yang masih layak digunakan sudah seharusnya diperbaiki bukan diganti, dibuang yang menimbulkan tumpukan sampah alias apas.

Persisnya, hanya dimanfaatkan apabila ada perlunya saja, setelah itu ditinggalkan. Masih banyak orang yang memiliki sifat habis manis sepah dibuang, terlebih di musim kampanye, banyak banget janji-janji surga untuk mendulang suara, setelah terpilih lantas dibuang bak ampas yang tak berguna.

Dibalik tak bergunanya “ampas” tentulah ada manfaatnya loh, misalnya ampas teh. Sebenarnya ampas teh bermanfaat bagi perawatan kecantikan. Teh mengandung vitamin C, vitamin E, anti-inflamasi, anti-bakteri yang baik untuk kecantikan kulit.

Oleh sebab itu, ada baiknya kita memanfaatkan ampas teh sebagai bahan alami perawatan wajah, seperti mencerahkan kulit, mengatasi masalah jerawat, menghilangkan mata panda.

Nah, begitu pula dengan ampas tahu, apabila dibuang sembarang tempat akan mencemari lingkungan. Hal itu akibat pembusukan dari ampas tahu yang dibiarkan serta dapat menimbulkan bau yang menyengat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, di beberapa daerah memanfaatkan limbah ampas tahu sebagai pakan ternak dan diolah menjadi kerupuk.

Setelah diolah sedemikian rupa, ternyata limbah ampas tahu dijadikan sabun padat yang bermanfaat sebagai antioksidan bagi kulit.

Padahal untuk sekarang ini, sampah-sampah tadi bukan lagi musuh, tetapi berkah tersendiri bagi pendulang rupiah dan mereka yang mempunyai ide-ide kreatif.

Akhirnya, pepatah Habis Manis Sepah Kau Buang itu terbantahkan menjadi habis manis sepah kau pilah rupiahpun melimpah.

(Visited 51 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Subhan Riyadi

Bukan siapa-siapa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.