Oleh: Muhammad Sadar*

Pada pagi hari, Selasa 02 Januari 2024 di bawah naungan cakrawala berawan berdasarkan update prakiraan cuaca BMKG Sulawesi Selatan, matahari tak tampak full dalam menyinari langit daerah Barru. Suasana sejuk tidak seperti lazimnya pada kondisi gorilla El Nino sebagaimana informasi yang pernah dirilis oleh BMKG beberapa bulan lalu.

Pada hari pertama kerja aktif para ASN Pemerintah seluruh Indonesia mulai melakukan mobilitas dan aktivasi pekerjaan rutin sebagaimana biasanya. Mengawali tahun baru 2024, Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Apel Pagi bagi ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Barru bertempat di halaman kantor Bupati Barru.

Pembina apel di pimpin langsung oleh Bupati Barru, Bapak Ir. H. Suardi Saleh, M.Si. dan pemimpin apel oleh Azhar Hamid, S.I.P., M.Si (Kasubag Umum Setda Barru) dan Muhammad Azhar Anwar, S.STP. (Kabag Prokopim). Apel dihadiri oleh Sekretaris Daerah Barru, para Staf Ahli dan Asisten, para Pimpinan OPD, Direktur RSUD Lapatarai, para Camat dan Kabag Setda Barru, Sekretaris dan para Kepala Bidang, para Pejabat Pengawas dan Fungsional serta pejabat Pelaksana Badan/Dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Barru.

Dalam sambutan dan pengarahan apel pagi kali ini, Bupati Barru mengawalinya dengan ucapan syukur kepada Allah Swt atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang dianugerahkan kepada kita semua pada pelaksanaan apel pagi di awal tahun 2024.

Bupati Barru dalam sambutannya menyampaikan ucapan,”Selamat memasuki tahun 2024 dan kita berharap ada semangat baru, istikamah bisa melaksanakan tugas, pelayanan lebih care dan bertanggung jawab, terus introspeksi diri, muhasabah dan evaluasi diri, sejauh mana tugas dan amanah yang diemban sebagai aparat yang terlibat dalam organisasi pemerintah.”

Bupati Barru melanjutkan arahannya dengan mengatakan,”Sejauh mana pelaksanaan program tahun 2023, identifikasi kendala, masalah, dan kemajuan yang dicapai.” Bupati Barru melihat secara umum bahwa realisasi APBD tahun 2023 relatif lebih baik jika dibandingkan dengan tahun 2022. Dana silpa di akhir tahun 2022 mencapai 113 miliar, sedangkan silpa di akhir tahun 2023 sudah dibawah 100 milyar. Progress kegiatan fisik lebih bagus: infrastruktur selesai, sektor kesehatan terutama pembangunan rumah sakit dan puskesmas selesai sehingga pelayanan harus maksimal seiring dengan kelengkapan sarana kesehatan.

Bupati Barru melanjutkan, namun demikian capaian pembangunan yang lain masih menyisakan fisik perpustakaan rampung 90 persen, laboratorium kesehatan 70 persen dan gedung KONI dan kantor Gabungan Dinas-Dinas masih terus dikawal pekerjaannya hingga tuntas pada awal bulan Pebruari 2024.
Perampungan tersebut dalam rangka menyambut Hari Jadi Barru dan akan diresmikan penggunaannya oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan. Bupati berharap dan meminta untuk dikawal agar target tercapai.

Lebih jauh Bupati Barru menjelaskan arahannya, “Sepanjang tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Barru memperoleh 18 jenis penghargaan termasuk di dalamnya adalah penghargaan atas hasil audit BPK berupa opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), berikutnya piala Adipura, Barru sebagai Kabupaten Layak Anak dan penghargaan sebagai Kabupaten Sehat. Apresiasi ini tentunya melalui penilaian objektif dan memenuhi indikator-indikator yang disyaratkan.”

Di samping hal tersebut, Bupati Barru juga menyampaikan capaian terkait kondisi stunting sebagai salah satu isu nasional. Beliau menjelaskan,”Angka prevalensi stunting Kabupaten Barru sebesar 14,1 persen,terendah di Sulawesi Selatan. Target penurunan angka stunting tahun 2024 harus 14,0 persen, sisa 0,1 persen yang harus diselesaikan. Angka ini tergolong dinamis dan tidak statis, makanya capaian penurunan stunting dilakukan sejak pranikah, masa hamil, hingga melahirkan bayi di bawah dua tahun (Baduta) harus dikawal dan dipastikan keterpenuhan gizinya cukup agar bayi tersebut tidak stunting.”

Terkait angka kemiskinan, Bupati Barru menguraikan,”Angka kemiskinan sebelumnya sebesar 0,8 persen, saat ini turun menjadi 0,2 persen. Yang menjadi perhatian khusus pemerintah adalah kemiskinan ekstrem yang mencapai 0,33 persen atau sebanyak 533 orang setara dengan 114 kepala keluarga. Strategi penanganan kemiskinan ekstrem dilakukan melalui intervensi pemerintah dengan cara bantuan modal usaha, dikurangi pengeluarannya, dan diberikan pelatihan agar mampu berusaha mandiri.”

Pada akhir pengarahan, Bupati Barru berharap pada tahun 2024 tidak ada lagi silpa, para pengguna anggaran dan PPK-semua dokumen yang bersifat administratif, pada bulan Januari ini semua pekerjaan sudah harus dilelang terutama untuk pembangunan masjid raya kabupaten yang sudah selesai pembebasan lahannya dengan anggaran yang disiapkan sebesar 25 miliar dan bisa tuntas pada tahun 2024.

Bupati Barru menegaskan arahannya,”Refocusing untuk janji politik sesuai target RPJMD bisa tercapai di akhir tahun 2024.” Pada akhir apel, Bapak Bupati mengucapkan terima kasih atas capaian tahun 2023 dan berharap tahun 2024 lebih baik lagi, koordinasi, sinergi dan kerja sama pelaksanaan kegiatan akan lebih ringan.

Apel pagi bagi ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Barru ditutup dengan doa yang penuh harap. Munajat doa dipimpin oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bapak Dr. H. Irham Jalil Aliyah, S.Ag., M.Ag. Permohonan doa menandai berakhirnya apel pagi bagi ASN Pemerintah Kabupaten Barru.

Barru, 02 Januari 2024

*Peserta Apel Pagi bagi ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Barru

(Visited 174 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.