Judul: Panduan Berinternet Sehat dan Aman untuk Remaja
Penulis: Louie Stowell
Editor: Putri Fitrisia & Winny Rachmayanti
Penerbit: Esensi, Erlangga Group
Tahun Terbit: 2018
Jumlah Halaman: viii + 152
ISBN: 9786026847836
Internet mempunyai 2 sisi yang saling bertentangan. Satu sisinya adalah sangat bermanfaat namun sisi lainnya adalah memiliki dampak buruk bagi penggunanya. Dengan internet, manusia dapat saling berkomunikasi, berinteraksi, mendapatkan penghasilan, komersial, hiburan, dan lain lain. Namun ada pula yang menggunakan internet untuk melakukan kejahatan, misalnya penipuan online, pemerasan, perundungan (bulying), pencurian data, dan lain lain.
Buku ini mencoba membahas bagaimana menggunakan internet yang sehat terutama bagi remaja. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa jumlah pengguna internet dari kalangan remaja sangat besar. Buku ini berisi panduan dalam menggunakan internet secara aman dan sehat, dan bagaimana menghadapi orang orang yang tidak bertanggung jawab atau berniat jahat. Banyak pula diuraikan dalam buku ini tentang hal hal positif yang dapat dilakukan dengan internet.
Terdiri dari 11 bagian, diawali dengan pengertian dan pengetahuan dasar tentang internet, misalnya apa itu internet, mengapa internet berbahaya, perundungan dunia maya, penyebaran virus, pembuatan kata sandi yang kuat dan lain lain.
Selanjutnya diuraikan tentang pertemanan dan Media Sosial. Pada bagian ini, dijelaskan secara rinci tentang apa yang boleh dan tidak boleh di bagi (share) di media sosial. Tata krama atau etika saat berinteraksi dengan orang lain di internet juga dibahas. Bagaimana menjaga reputasi diri, bagaimana menghindari bullying atau perundungan didunia maya, serta apa saja yang boleh dan tidak boleh di share (dibagi) di dunia maya.
Hal hal yang terkait hak cipta, mengunggah dan mengunduh dokumen, file, musik dan film, serta hal yang terkait pelanggaran hukum di internet juga di uraikan secara detail dalam buku ini.
Selanjutnya adalah bagaimana jual beli dan perdagangan di dunia maya. Dikatakan bahwa remaja harus lah berhati hati sebelum membeli sesuatu secara daring dan perlu minta izin dari orangtua jika akan menggunakan kartunya. Ada juga penjelasan tentang bahaya judi online dan penyebaran foto orang lain secara daring yang merupakan perbuatan ilegal jika dilakukan tanpa persetujuan yang punya foto.
Penting bagi remaja untuk tidak terlalu banyak membagi informasi, terutama informasi yang bersifat pribadi. Perlu juga menghindari berinteraksi dengan orang lain di internet dan meminta bertemu langsung sendirian. Anak anak juga harus dilindungi dari bahaya internet misalnya pornografi anak, cyber crime, game online yang bisa membuat anak anak kecanduan dan lain lain.
Kelebihan buku ini adalah membahas tema yang sangat penting di era digital seperti sekarang ini, terutama bagi remaja yang rentan terhadap dampak negatif internet. Topiknya mencakup keamanan digital, etika online, dan manajemen jejak digital. Gaya bahasa yang digunakan sederhana dan informatif. Sebagai buku panduan untuk remaja, buku ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dengan ilustrasi atau contoh praktis yang membuat materi lebih menarik.
Buku ini juga memberikan saran langsung mengenai perilaku yang aman di internet, seperti menjaga privasi, menghindari cyberbullying, dan mengenali berita palsu. Buku ini tidak hanya memberikan “daftar larangan”, tetapi juga mendorong pembaca untuk berpikir kritis dalam menghadapi informasi dan situasi online. Sebagai buku untuk remaja, terjemahan ini kemungkinan mempertahankan elemen visual seperti diagram atau ilustrasi yang membantu pembaca memahami materi.
Namun demikian, ada pula kekurangan, misalnya sebagai buku terjemahan, beberapa contoh atau kasus yang diangkat mungkin kurang relevan dengan situasi lokal, sehingga memerlukan penyesuaian dalam konteks budaya dan sosial. Buku ini juga sebagai sebuah buku panduan seperti ini sering kali bersifat ringkas, sehingga beberapa topik, seperti keamanan data atau pengaruh psikologis internet, mungkin tidak dibahas secara detail.
Meskipun ditujukan untuk remaja, cakupan materi mungkin terlalu luas dan tidak disesuaikan dengan perbedaan kebutuhan remaja usia awal dan akhir. Demikian pula dalam konteks keamanan online, buku ini mungkin tidak membahas alat atau teknologi terkini yang dapat digunakan untuk melindungi diri, seperti aplikasi parental control atau fitur keamanan platform media sosial.
Buku ini sangat cocok sebagai bahan edukasi awal untuk remaja dan orang tua yang ingin memberikan pemahaman dasar tentang penggunaan internet yang sehat dan aman. Namun, pelengkap berupa panduan lokal atau teknologi terkini dapat menambah nilai praktisnya.
Buku ini koleksi Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak, UPT Layanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Selatan.

