Oleh: Yusriani Nuruse

Dalam hidup ini, terkadang ujian datang tiba-tiba dan berturut-turut. Itulah yang kualami beberapa waktu belakangan ini. Mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga anak semata wayangku harus dirawat di rumah sakit dengan diagnosa demam tifoid.

Saat itu, anakku mengajakku untuk menginap di rumah kakeknya. Kami pun berkumpul bersama saudara-saudara sepupunya, bermain penuh canda dan tawa. Namun, tengah malam aku mendengar anakku mengigau. Aku terbangun dan ketika kusentuh tubuhnya, terasa panas. Segera kubangunkan ibuku untuk meminta obat penurun panas yang selalu tersedia di rumah. Malam itu, aku menjaganya hingga suhu tubuhnya berangsur turun dan ia mulai berkeringat.

Keesokan harinya, demamnya kembali disertai muntah dan diare. Aku memberinya obat, tetapi pada dini hari pukul 02.00 ia kembali muntah dan buang air besar. Aku pun menghubungi saudaraku, meminta tolong agar kami diantar ke rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, anakku langsung diinfus dan diberi obat untuk mencegah muntah. Namun, obat untuk diare belum diberikan, sehingga selama di UGD ia bolak-balik ke toilet. Seorang perawat sempat menanyakan hal itu, tetapi tindakan pemberian obat baru dilakukan setelah pihak rumah sakit memutuskan rawat inap.

Di ruang perawatan, anakku masih terus buang air besar. Aku kembali menghubungi perawat jaga dan menginformasikan bahwa sejak awal ia belum menerima obat diare. Barulah kemudian perawat berjanji untuk memberikannya.

Karena fasilitas BPJS kami hanya menanggung kelas 2, satu ruangan diisi tiga pasien. Aku meminta pindah ke kelas 1 demi kenyamanan anakku yang tidak terbiasa menggunakan toilet bersama banyak orang. Namun, kelas 1 penuh, sehingga aku meminta pindah ke ruang VIP.

Sebagai ibu single parent, aku harus benar-benar menjaga kewarasan dalam menghadapi ujian yang datang beruntun. Kurang tidur, makan pun sekadarnya, semua demi menjaga stamina. Beruntung, di balik semua itu Allah selalu mengirimkan orang-orang baik yang tak henti-hentinya memberi doa dan dukungan bagi kami.

Watansoppeng, 7 Agustus 2025

(Visited 7 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.