Dalam remang lampu gurun pasir
samar tak sampai pandangku membelah ujung
angan mulai terjerat segala tersudut
sorot mata kian tak jelas pantulkan cahaya

berjuta angan masih ingin bertulis
bak hamparan gurun ingin kuterabas
langkah gerak berlimit sudah
pandang jarak kian pudar
mata rantai energi pun melapuk tertelan senja

doa kupanjat hanya pada-Mu Ya Rabb
titipan amanah sang putri kini menjalar
lilitan akarnya menghunjam bumi
menjalar mencari sumber mata air

kepada pelanjut catatan sejarahku
s’moga tangkaimu kuat menahan terpaan angin
rantingmu berkuat menahan terik
batangmu kokoh menusuk bumi
manis buahmu berbagi rasa

generasi “Pattola Palalloku” ……..
datangi sudut-sudut ujung dunia
pintallah benang kusut belum terurai
Jahitlah kain dunia sekata hatimu
hingga dunia lebar senyum padamu

20 Januari 2022

(Visited 45 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.