Kemarin saya memberi token listik menggunakan mobile banking. Seperti biasa, kita akan mendapatkan kode token listrik. Namun, tidak seperti biasanya, setelah dicoba dimasukkan berkali-kali, kode token tersebut ditolak oleh kWh meter. Saya sudah memastikan tidak ada kesalahan dalam memasukkan kode token. Panik dong, pasalnya digit pada kWh meter sudah hampil nol.
Tanpa pikir panjang, saya pun menelepon layanan PLN 123. Setelah laporan dicatat, tidak lama kemudian ada petugas PLN setempat yang menelepon dan menjelaskan bahwa saat ini sedang berangsung pembaruan sistem token.
“Mohon maaf, karena keterbatasan jumlah petugas, kami belum bisa mendatangi semua pelanggan. Tetapi, kami bisa memandu Bapak untuk melakukan pembaruan token secara mandiri,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas tersebut mengirimkan screenshoot Key Change Token (KCT) Mobile melalui WhatsApp. Di situ tercantum dua baris key change token seperti halnya kode token listrik yang biasa kita entry ke kWh meter. Nah, kita cukup memasukkan kode pada baris pertama, lalu tekan enter. Selanjutnya, masukkan kode pada baris kedua, tekan enter lagi. Beres deh, sistem token listrik kita sudah ter-update!
Lalu, bagaimana dengan token listrik yang tadi saya beli?
“Bapak bisa coba masukkan kode token listrik yang tadi Bapak beli. Jika gagal di-entry, mohon kesediaan Bapak untuk mendatangi kantor PLN terdekat,” tambahnya.
Pemeriksaan kWh Meter Prabayar
Iseng-iseng saya bertanya ke Mbah Google. Ternyata, PLN memang sedang melakukan pemeriksaan berkala kWh meter prabayar apakah berfungsi dengan baik dan mengukur normal, termasuk pembaruan perangkat lunak (firmware). Kegiatan pemeriksaan ini dilakukan di seluruh Indonesia dan tidak dikenakan biaya apapun. Pelaksanaan pemeriksaan atau pembaruan perangkat lunak ini dipastikan tidak mempengaruhi sisa token listrik

Bila tidak dilakukan update, maka kWh meter tidak dapat mengenal kode token setelah masa pengenalan sistemnya habis. Akibatnya, token listrik tidak dapat di-entry ke dalam kWh meter (token usang atau tidak berlaku).
Setelah menyimak postingan di akun Instagram resmi PLN, diketahui bahwa saat ini hadir aplikasi New PLN Mobile. Ada banyak fitur dan layanan yang bisa memudahkan kita mengakses informasi. Melalui aplikasi ini, kita bisa beli token, mengajukan pengaduan pelanggan, menambah daya dan banyak lagi. Beberapa fitur yang tersedia di antaranya adalah cek tagihan listrik dan membayarnya dengan mudah. Selain itu, ada layanan SWACAM, yakni fitur Swadaya Catat Meter. Tak ketinggalan ada promo yang terus di-update.

New PLN Mobile bisa didownload di Appstore dan Playstore. Menggunakan layanan ini bisa mempermudah masyarakat mengetahui penggunaan listrik di rumahnya.
Oke juga nih update informasinya. Semoga layanan PLN semakin baik ke depannya. Secara pribadi, saya sih berharap listrik prabayar bisa lebih murah. Setuju? []


Sip… Baru dapat lagi nih….