Judul: Permainan Rakyat Suku Bugis Makassar di Sulawesi Selatan
Penulis: Dra. Ny. Aminah Hamzah & Dra. Ny. Rukmini, A. K.
Editor: –
Penerbit: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan RI
Tahun Terbit: 1979/1980
Jumlah Halaman: viii + 162
ISBN: –
Penulis Resensi: Suharman, S.S., MIM.
Buku ini diterbitkan dalam rangka program penelitian, inventarisasi dan dokumentasi kebudayaan yang tumbuh dan berkembang diseluruh wilayah Indonesia. Proyek ini dilaksanakan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Dirjen Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI sejak tahun 1976.
Dengan adanya inventarisasi dan dokumentasi kebudayaan daerah diharapkan para generasi muda dapat lebih mengenal budaya daerah ditengah serbuan budaya asing. Hasil penelitian dan inventarisasi ini juga akan menambah wawasan masyarakat akan budaya budaya lokal yang begitu banyak tersebar diseluruh daerah di Indonesia.
Sebagaimana biasanya buku buku terbitan pemerintah, buku ini diawali dengan beberapakata pengantar kemudian pendahuluan yang menguraikan tujuan inventarisasi, permasalahan dan ruang lingkup pembahasan, serta pertanggung jawaban dan prosedur invetarisasi.
Bagian kedua adalah inti atau pokok pembahasan buku ini. Ada 24 permainan rakyat suku Bugis dan Makassar yang dibahas dengan judul atau nama permainan dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar. Sebagian besar permainan rakyat itu mungkin sudah tidak lagi dikenali atau dimainkan oleh anak anak atau generasi muda saat ini. Apalagi era digital yang melanda dunia 3 dekade terakhir ini, dimana anak anak lebih banyak main game digital daripada main game atau permainan tradisional.
Setiap permainan rakyat yang dibahas, disertai dengan bagaimana penamaannya, peristiwa atau suasana dan waktu permainan, latar belakang sosial budaya, sejarah perkembangan, jumlah peserta atau pemain, peralatan dan perlengkapan permainan, iringan musik yang menyertainya (kalau ada), jalannya permainan, peranannya di masa sekarang dan tanggapan masyarakat terhadap permainan tersebut. Di awal permainan juga dilengkapi dengan foto foto hitam putih (monokrom) yang sudah mulai buram.
Adapun permainan rakyat suku Bugis dan Makassar yang dibahas disini adalah : marraga (akraga), maggasing (akgasing), maccukke (accangke), maggaleceng (aggalaceng), massaung manu (assaung jangang), maggale (aggale), mallogo (allogo), massalo (assalo), mabbangngak (attaruk), mallongngak (allongngak), majjeka (makkaddaro), mappasajang (aklayang-layang), maggeccik (addattek-dattek), mappolo beceng (akkattik-katinting), massantok (assantok), rengngeng (ajjonga), mattojang (attoweng), mappadendang (appaddekko), makkurung manu (songko-songkokang jangang), maggunreco (agganreco), massempek (assempek), mallanca (aklanca), mammencak (akmanca), dan terakhir maccubbu (accokko-cokkoang).
Buku ini cukup lengkap membahas setiap permainan tradisional suku Bugis dan Makassar, sehingga dapat dijadikan bahan rujukan bagi yang ingin meneliti tentang permainan rakyat suku Bugis dan Makassar. Jika ada sumber informasi lainnya tentang permainan rakyat yang belum ada dalam buku ini, maka dapat digabungkan dengan yang ada dalam buku ini.
Sayangnya, ada dua lembar atau 4 halaman yang hilang dalam buku ini, sepertinya sudah disobek. Foto yang menjadi illustrasi dalam buku ini juga hanya foto hitam putih yang sudah buram, dan banyak yang tidak bisa ditebak, foto apa itu.
Buku semacam ini, yang merupakan dokumentasi dan inventarisasi budaya suku Bugis dan Makassar, akan lebih lengkap lagi jika buku ini diterbitkan ulang dan disertai dengan video bagaimana permainan tersebut dimainkan. Diera digital sekarang ini, buku buku akan lebih mudah diakses dan dibaca pemustaka jika disertai dengan media audio-visual (media pandang-dengar).
Buku ini koleksi Deposit, Bidang Pembinaan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

