Bersua Setelah Merindu
Kedatangan Bang RIM di Bumi Patampanua akan menambah semangat seluruh anggota komunitas Bengkel Narasi untuk bisa lebih berkonstribusi bagi kemajuan daerah Kabupaten Kolaka Utara.
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Kedatangan Bang RIM di Bumi Patampanua akan menambah semangat seluruh anggota komunitas Bengkel Narasi untuk bisa lebih berkonstribusi bagi kemajuan daerah Kabupaten Kolaka Utara.
Takbir pun bergema, tanda esok Hari Raya tiba. Tantangan "30 Hari Memuliakan Wakil Tuhanku di Bumi" pun tuntas kujalani.
Terima kasih kepada Kanda tercinta Bang RIM. Ibarat kata, "RIM tanpa Iyan buta, Iyan tanpa RIM lumpuh."
Beliau sangat responsif dan berterima kasih atas kado buku tersebut. Terlebih setelah saya jelaskan inti buku itu bahwa Islam bukan agama terorisme dan tidak melahirkan pemikiran atau gerakan radikalisme yang…
Bagi sebagian anggota komunitas BN yang belum siap menerbitkan hasil karyanya secara solo, buku antologi ini kami hadirkan secara khusus dalam rangka satu tahun kebersamaan kami di Bengkel Narasi. Di…
Bengkel Narasi telah membuktikannya. Selama ada kemauan belajar menulis, memulainya, memahami sumpah pena, dan bertanya kepada mentornya, selama itu terbuka peluang menjadi penulis buku andal.
Pada hari Selasa, 1 Maret 2022, saya menghadiri kegiatan pelatihan kewirausahaan yang diadakan oleh Indomaret bekerjasama dengan Pemda kabupaten Kolaka Utara di kota Lasusua tepatnya di Hotel Berlian . Beberapa…
Buku yang sangat menarik dan memberi jawaban kepada masyarakat ketika demokrasi di Indonesia dianggap mengalami kemunduran. Kebebasan berpendapat saat ini mulai terancam sebagaimana yang sering disuarakan oleh netizen di dunia…
Salut kepada penulis buku ini, satu di antara sedikit buku yang secara lugas menjelaskan kapan pers bisa menjadi racun demokrasi.
Berbagai ulasan dalam buku ini sebetulnya berangkat dari kepedulian pada masa depan pers yang sulit begerak leluasa.