Oleh : Rasdianah*

Mencoba menjelajah ke relung hati
Kali ini salah kita di mana?
Bisikku padanya tanpa suara
Dia menjawab “tenanglah, jangan menerka-nerka dan membuat gaduh

Ada saatnya mereka lelah tapi bukan menyerah
Ada saatnya menghindari tapi bukan benci
Ada saatnya seolah tak peduli tapi bukan mau pergi

Bersabarlah rindu!
Mungkin esok kau akan berbalas rasa
Mungkin esok bibirmu saling bertaut lagi dalam balutan rasa yang sama
Hati berbisik kembali padaku
Aku tau matanya letih seharian menanti sentuhan lembut senyummu menyapanya
Aku tau kupingnya setia menunggu manisnya sahutmu

Andai saja bosannya bisa diajak berdamai
Mungkin sudah kusogok dengan suapan cinta yang tiada habisnya
Sayangnya ego masih tetap merajai di sana
Sampai Sibudak cinta sudah tak berarti apa pun lagi bagi Sang Raja

Bersabarlah Rindu
Semoga esok ada sedikit rengkuhan hangat buatmu lagi
Walaupun pasti akan menyisakan sedikit beku di sana
Tapi tak apalah
Walaupun harus beku dan menggigil menanti sedikit kehangatannya
Aku rela
Asalkan pulangnya tetap selalu tertuju pada satu tempat
Rumah yang ruang-ruangnya selalu dipenuhi kasih yang tak kunjung padam
Bersabarlah rindu.

*PPL Kabupaten Baru

(Visited 90 times, 1 visits today)
3 thoughts on “Bersabarlah Rindu”
  1. Rindu terkadang membuat kta menerawan jauh ,pada angan yg takpasti,.
    Namun karna kehadiran rindu membuat kta jadi bersemangat ,untuk menanti kehadiran
    nya bertahta di singgasana peraduan rindu
    di lautan cinta,
    Tetaplah menanti kehadiran rindu yg tak bertepi , sebelum rasa bertahta di Muara rindu

  2. Rindu yang tak bertepi akan selalu menuntut hati untuk menanti..
    Dan hati pun tidak akan pernah lelah walaupun harus menunggu sewindu
    Mungkin itu karena asmara yang terlalu jauh menikam sampai relung kalbu
    šŸ˜šŸ˜terimakasih komennya bunda @andi satia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.