PEMUDA merupaka satu kata yang terbentuk dari beberapa huruf sederhana,namun jika salah satu huruf dieliminasi maka hal itu dapat merubah segalanya tanpa terkecuali.

Begitu juga halnya dengan pemuda bangsa ini dimana sedikit saja kesalahan atau kekeliruan yang dilakukan maka akan merubah banyak hal termasuk tujuan awal dimana pemuda merupakan bagian tepenting dari keterbukaan atau kemajuan suatu bangsa.

Pemuda merupakan pelopor dan penggerak utama dalam kemajuan bangsa sehingga di butuhkan kemampuan, karakter serta keterampilan yang mumpuni bukan hanya berteriak tapi juga mampu bergerak, berbicara dan bernalar kritis karena Pemuda merupakan tunas pengembangan idologi dan sumberdaya.

Pemuda adalah generasi millenial, pemuda sangat memegang peranan penting dalam tatanan berbangsa sebagai generasi penerus oleh karena itu Generasi millenial ini harus mampu menciptakan karya karya besar bukan hanya sekedar narasi-narasi..

Narasi harus tersusun rapi dan beretika, mengedepankan adab baru ilmu. Bukan Pemuda yang menarasikan setiap hal yang menimbulkan kebencian dan sumpah serapah.

Pemuda yang hebat adalah mereka yang berani menghadapi tantangan dan terus berinovasi,bukan hanya sekedar kata tapi dibuktikan dengan sebuah tindakan atau perbuatan yang mulia.

Mari gelorakan semangat jiwa pemuda tak peduli usia nan senja tetap semangat berkarya.

Kolaka Utara, 28 Oktober 2024
*Karya bersama mitra perpustakaan sekolah Kolut.

(Visited 57 times, 1 visits today)
Avatar photo

By Rosmawati

Saya Rosmawati — bekerja di Perpustakaan Daerah Kabupaten Kolaka Utara, mengajar di Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara, dan aktif di komunitas Bengkel Narasi serta Pena Anak Indonesia (PAI). Tiga peran itu berjalan bersamaan, dan saya menjalaninya dengan sadar. Di perpustakaan, saya dekat dengan buku dan dengan orang-orang yang datang mencari sesuatu — entah itu pengetahuan, ketenangan, atau sekadar tempat duduk yang tenang. Di ruang kuliah, saya belajar lagi setiap kali mahasiswa mengajukan pertanyaan yang tak pernah saya duga. Di komunitas, saya menemukan alasan yang paling sederhana mengapa literasi itu penting: karena ada anak-anak yang ingin bercerita, tapi belum punya kata-katanya. Saya menulis di Bengkel Narasi. Kadang soal hal-hal besar, kadang soal yang kecil saja — tapi selalu dari apa yang sungguh saya lihat dan rasakan. Kalau Anda ingin mengobrol soal literasi, pendidikan, atau dunia menulis — mari. 📍 Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ✍️ bengkelnarasi.com 📚 Perpustakaan Daerah Kab. Kolaka Utara 🎓 Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.