Sepasang Sepatu di Pinggir Sumur
Debu jalanan menyapu ujung gaun merah menyala milik Lastri. Malam itu sunyi, hanya suara serangga malam yang menemani langkahnya yang gontai. Di bawah sinar bulan yang temaram, Lastri berjalan menjauhi…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Debu jalanan menyapu ujung gaun merah menyala milik Lastri. Malam itu sunyi, hanya suara serangga malam yang menemani langkahnya yang gontai. Di bawah sinar bulan yang temaram, Lastri berjalan menjauhi…
Oleh : Lolita Eka Putri* Warna dinding Hotel Gizsela begitu sejuk, cahaya lampu aula terasa lebih terang dari biasanya, dan hampir setiap sudut memancarkan energi kreatif. Hari itu, saya bukan…
Jika Anda berkunjung ke Simpang Kapuak, aroma khas rebusan daun gambir yang sepat dan pekat akan menyambut Anda di sepanjang jalan. Daerah ini, bersama dengan wilayah Mungka lainnya di Kabupaten…
Di sebuah sudut kecil bernama Simpang Kapuak, nama Afdal Lusra bukan sekadar nama biasa. Bagi kami, para kemenakannya, nama itu adalah sinonim dari keberanian. Setiap kali angin laut berhembus kencang…
Di sebuah sudut Simpang Kapuak, suara mesin jahit tua seringkali beradu dengan riuh rendah cemoohan tetangga. “Mimpi kok ketinggian, mau jadi penulis katanya? Sekolah saja putus,” bisik mereka. Namun, bagi…
Di sebuah rumah sederhana di Simpang Kapuak, sebuah peradaban kecil sedang dibangun. Jika orang-orang hanya melihat seorang ibu yang dianggap “gila” karena mimpinya, mereka lupa melihat sosok laki-laki di sampingnya:…
Kota itu sedang terik-teriknya. Di depan sebuah gedung tinggi berlapis kaca, sebuah mobil mewah berwarna hitam mengkilat berhenti. Dari dalamnya keluar Pak Baskoro, seorang pejabat tinggi dengan setelan jas seharga…
Udara pagi di Mungka masih diselimuti kabut tebal ketika suara ketukan tongkat kayu terdengar beradu pelan dengan tanah berbatu. Di sebuah surau tua di Simpang Kapuak tepatnya di jorong Simpang…
Di sebuah pemukiman di pinggiran Yerusalem, kakek tua bernama Syaikh Mansur duduk melingkar bersama cucu-cucunya. Malam itu, angin berhembus membawa aroma zaitun yang kental. Sang cucu terkecil, Yusuf, bertanya tentang…
Suara riuh rendah di koridor SDN 31 Koto Merapak perlahan memudar saat saya melangkah masuk ke ruang kelas. Saya menarik napas panjang, merapikan jilbab, dan menatap deretan bangku yang kini…