Ketika Senyum, Tawa, Letih, Tangis, dan Bahagia Menjadi Satu
Kami menempuh jalan setapak yang mendaki. Semakin dekat semakin riuh suara arus air terdengar. Di sekeliling terlihat rumput ilalang dan tanaman kebun yang hijau semakin menambah ceria suasana.
