Gadis Musim Semi
Hidungnya seperti bebukit yang masih menyisakan bongkah-bongkah salju terakhir di penghujung musim semi
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Hidungnya seperti bebukit yang masih menyisakan bongkah-bongkah salju terakhir di penghujung musim semi
Rantingku diterpa anginPatah, layu, jatuh ke tanahKe mana lagi aku harus berpeganganTerakhir aku hanya pasrah pada Sang Maha Segalanya.Maha mengetahui yang nyata dan kasat Langit tempatku mengangkasa kini mulai tertutup…
Kali ini aku mengaku pasrahTak ada lagi narasi kasih seindah cintamu Tak ada syair seindah syair sayangmu Tak ada puisi setulus kasih hatimu Hampir aku kehilangan narasi Lalu aku coba…
Saya percaya Allah tidak akan melimpahkan sesuatu masalah kepada hambanya jika tidak sanggup memikulnya. Karena pada dasarnya ujian dan masalah itu datang bukan untuk melemahkan, tetapi membuat jadi kuat. Kuat…
Aku tahu, wanita itu kuat dan tangguh, namun ia tetaplah seorang wanita, pernah atau bahkan sering merasakan rapuh. Aku tahu, wanita itu kuat dan tangguh, namun ia tetaplah seorang wanita,…
Menempati lahan seluas 12 hektare, bangunan MAS megah nan mewah ini mengundang rasa penasaran kami. Tidak perlu berlama-lama, dengan mengikuti panduan google map kami meluncur menuju Masjid Nasional Al-Akbar atau…
Oleh : Besse Rismawati Hening,sepi, dan hambar tanpa sapaannya. Kami sedih, merana karenanya. Dulu selalu ada mengalirkan energi kreatif, namun kini terasa tersendat karena Tuhan mengisyaratkan mengistirahatkan tubuhnya sejenak dalam…
Layangan putus? Mungkin disebabkan karena angin yang kencang dan tali yang rapuh. Serial melodrama keluarga yang meluas di media sosial itu nampaknya sudah menjadi teroris waktu yang menyita perhatian khususnya…
Entah kata- kata apalagi yang bisa aku keluarkan setelah bergabung dengan keluarga Bengkel Narasi ini. Air mata tak bisa terbendung lagi di acara itu walaupun hanya Virtual yang dirancang dalam…