Jakarta, Selasa 12 September 2023,- Kolong jembatan layang (flyover) -yang bentuknya memanjang – di wilayah Jabodetabek belakangan ini mulai “dilirik” oleh para pegiat seni dan budaya seperti seniman, budayawan, sastrawan, pemain teater dan pantomin, penyair, serta deklamator. Khususnya untuk berbagai pentas kesenian seperti baca puisi dan sajak, diskusi terbuka sastra, peluncuran buku antologi puisi tunggal, lomba melukis, dan masih banyak lagi aktivitas seni dan budaya.
Demikian liputan langsung Penyair Pulo Lasman Simanjuntak ke kolong jembatan layang (flyover) Jl. Arief Rahman Hakim, Depok Baru, Provinsi Jawa Barat, serta ke kolong jembatan layang (flyover) Jl. Ir. H. Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten pada Senin (11/9/2023).

Seperti diketahui pada Minggu lalu (3/9/2023) Penyair Pulo Lasman Simanjuntak diundang oleh komunitas sastra Koloni Seniman Ngopi Semeja (Depok) dan komunitas sastra Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) untuk meliput dan baca puisi peluncuran buku antolog puisi tunggal IGA, RINDU TANAH PLASENTA karya Penyair dari Padang, Sumatera Barat, Syarifuddin Arifin.
Di bawah kolong jembatan (flyover) yang tak jauh dari Stasiun KA Depok Baru, para penyair, seniman, budayawan, wartawan, novelis, cerpenis, pemain pantomin, dan pengiat teater melakukan ‘parade baca puisi’ di kolong jembatan tol itu.
Di tengah suara ‘berisik’ knalpot sepeda motor, mobil, dan angkutan kota (angkot) yang berseliweran di kiri dan kanan flyover tersebut, acara pentas seni, baca puisi, dan dilanjutkan dengan diskusi sastra terbuka tetap berlangsung sampai malam hari.
Bahkan, acara peluncuran buku dan bedah buku antologi puisi oleh Prof. Dr .Wahyu Wibowo (pendamping), dan Arief Joko Wicaksono (pemantik) tetap berjalan seru, meskipun kadang kala beberapa anak-anak remaja mondar-mandir bermain sepak bola (futsal) dan memanfaatkan sarana alat bermain yang ada di kolong jembatan flyover tersebut.
Belum Dimanfaatkan
Sejumlah kolong jembatan layang (flyover), khususnya yang berada di kawasan Jabodetabek dan Jawa Barat memang belum banyak dimanfaatkan untuk pentas seni dan budaya.
“Oleh karena itu, kami ajak para seniman, penyair, dan sastrawan khususnya yang tergabung dalam komunitas-komunitas sastra untuk bisa memanfaatkan kolong jembatan layang atau flyover bagi berbagai kegiatan pentas seni dan budaya seperti yang sudah berjalan di kawasan flyover Depok Baru,” ujar Penyair dan Sastrawan Nanang R. Supriyatin di Jakarta, Senin (11/9/2023).
Bahkan melalui kontak di media sosial (Facebook), Penyair Nanang R. Supriyatin memposting soal pentas seni di kolong jembatan layang untuk mengundang komunitas sastra ikut melakukan aktivitas kesenian di bawah jembatan layang tersebut.

Sementara itu, berdasarkan liputan langsung Penyair Pulo Lasman Simanjuntak ke kolong jembatan layang (flyover) di Jl. Ir. H. Juanda, Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (10/9/2023) belum ada terlihat aktivitas pentas seni dan budaya di flyover yang berhadapan dengan pasar tradisional dan Plaza Ciputat ini.
Memang di bawah jembatan layang (flyover) Ciputat yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Bina Marga dan diresmikan beberapa tahun lalu oleh Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak (almarhum) dan Wakil Bupati Tangerang (saat itu Rano Karno) sering terlihat kegiatan baca dan tulis anak-anak yang terdapat juga perpustakaan kecil untuk menarik minat baca anak-anak. Di kolong jembatan layang Ciputat juga telah dibangun lapangan futsal ‘mini’.
“Semoga komunitas-komunitas sastra di Kawasan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten mau memanfaatkan kolong jembatan flyover Ciputat untuk berbagai pentas seni dan budaya seperti yang sudah dilaksanakan di flyover Depok Baru,” pungkasnya. (***)
Kontributor: Pulo Lasman Simanjuntak
