KAU & AKU
Oleh : Imam Abdullah El- Rashied Sejauh apapun jarak menghakimi, setahuku rumahmu adalah hati ini. Sejauh apapun khayalan berkelana, engkau adalah ujung dari tujuannya. Sebanyak apapun asa dan do’a yang…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Oleh : Imam Abdullah El- Rashied Sejauh apapun jarak menghakimi, setahuku rumahmu adalah hati ini. Sejauh apapun khayalan berkelana, engkau adalah ujung dari tujuannya. Sebanyak apapun asa dan do’a yang…
Salah satu karya sastra Bugis, berisi kisah kekalahan kerajaan Bone dari Belanda pada awal abad ke-20.
Oleh : Imam Abdullah El Rashied Kita adalah sepasang jiwa yang bertemu pada satu asaEntah untuk bersama, atau mengulang luka yang samaKita dibuai oleh mimpi dan harap yang tak pastiRindu…
Oleh : Imam Abdullah El Rashied Haiā¦Langit yang pernah kita tatap bersama, nampak tanpa senyum senja menyerta.Kelabu, persis seperti mendung di hatiku.Mentari sudah terbenam, menjejakkan kenang untuk sang malam. Sepertinya,…
Oleh : Imam Abdullah El- Rashied Rimba rindu yang kau tinggalkan, telah penuh belukar dan luka yang menjalar.Aku tak tahu, tanpa sebuah perjanjian, kita telah sepakat untuk saling merindu, berbalas…
Oleh : Imam Abdullah El-Rashied Di ujung malam nan butaDi ajang rindu yang menyertaMengecap do’a yang seiramaMengecup asa yang sama Mengadukan rinduMenggadaikan piluMengungkap bisuMenangkap semu Kita saling diamPerlahan tenggelamRindu yang…
kumpulan Puisi (Kelong) karya Ho Eng Dji, seniman Makassar yang aktif berkarya tahun 1930an - 1960an. Lagu "Ati Raja" adalah salah satu karya terbaiknya.
Oleh : Imam Abdullah El-Rashied Merayu Tuhan, mengharap keberpihakan, cinta kita bersatu dalam suratan, terdekap kebersamaan, dan kebahagiaan, dalam keabadian. Merayu takdir, mengaspirasikan asa nan ketir, do’a dan pinta yang…
Oleh : Imam Abdullah El-Rashied Tak terucap oleh lisan, namun tersimpan rapi dalam pengharapan. Dalam sujud-sujud dan ujung sebuah penghambaan. Berdiam, tersirat ungkapan yang dalam. Rindu yang tak lagi bisa…
Oleh : Imam Abdullah El- Rashied Secara, kita saling mendekap satu sama lain dengan kata, seolah tak ada yang membaca. Merindu secara iba, dan memelas tanpa putus asa. Kita, sepasang…