LANTIP: Lanjut Usia Aktif Produktif
Demikian pun, penjelasan Sekretaris LANTIP Jawa Barat, Sulwan Kosasih: LANTIP "adalah sebuah perkumpulan orang berusia 60 ke atas tapi masih aktif dlm berbagai profesi dan kegiatan."
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Demikian pun, penjelasan Sekretaris LANTIP Jawa Barat, Sulwan Kosasih: LANTIP "adalah sebuah perkumpulan orang berusia 60 ke atas tapi masih aktif dlm berbagai profesi dan kegiatan."
Dua hari membersemai kami, berbagi ilmu dengan para penghaus ilmu seakan terasa begitu cepat.
Ahad, 15 Oktober 2023 – GenBI Wilayah Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan “Webinar GenBI Skizoia” yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan luring dilaksanakan di Cafe Teaster, Jl. Rappocini dan daring dilaksanakan dalam…
Sungguh satu momen yang tiada terlupakan dengan pertemuan yang sangat berharga ini bersama Bang RIM, sang motivator jiwa. Bersama semua guru penulis hebat Pesisir Selatan, aku akan selalu mempraktikkan semua…
Pahlawan super saja tidak mampu mengandalkan kemampuannya sendiri, begitu juga kita sebagai tenaga pendidik, yang mesti menciptakan kekuatan super dengan bekerja sama dan berkolaborasi antara satu dengan yang lainnya.
Dia laksana wakil manusia yang datang dan diutus dari satu kota ke ujung kota yang lain, sebagai penyanyi dan penyampai risalah, karena tidak ada Ruslan yang tidak membawa risalah, dan…
Beranjak dewasa aku mulai bertanya-tanya dan merenung dalam tanya tanpa jawaban, ke mana pewaris pujangga-pujangga itu yang katanya banyak mengubah wajah Ibu Pertiwiku. Bang RIM, sama seperti dirimu, aku pun…
Terima kasih suamiku, cintamu telah mengantarkanku bisa bertemu sang inspirator menulis Indonesia Bapak Ruslan Ismail Mage.
Dua hari mengikuti kelas bersama beliau dalam kegiatan workshop menulis buku ini, sungguh motivasi dan lisan-lisan beliau begitu memperkosa rasa geloraku untuk kembali menekuni hobiku menulis yang kutinggalkan karena kesibukan…
Apakah pekerjaan yang kita lakoni telah menjadi sarana bagi kita memerdekaan diri? Atau sebaliknya, pekerjaan yang lalu membentuk rutinitas dan pola hidup kita sehari-hari malah menjadi kerangkeng dan jeruji besi…