Melangkah Bersama dalam Bingkai kebersamaan
By : Rosita Samad, SP * Puluhan tahun lalu saya anda dan kita meninggalkan tempat kita menimba ilmu selama tiga tahun, sekolah dengan konsep boarding school dijaman kami menimba ilmu…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
By : Rosita Samad, SP * Puluhan tahun lalu saya anda dan kita meninggalkan tempat kita menimba ilmu selama tiga tahun, sekolah dengan konsep boarding school dijaman kami menimba ilmu…
Oleh:Rosita samad, S.P* Pagi buta Kamis, 3 Oktober 2024, Bus yang membawaku memasuki pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba, sebuah pelabuhan yang dikelola ASDP berslogan We Bridge the Nation jalur akses Bulukumba…
Oleh : Rosita Samad* Laju sleeper bus meninggalkan kota Makassar menuju Masamba Kabupaten Luwu Utara yang menjadi tujuan transit tim. Pagi nan cerah saat kami tiba di kota Masamba. Yang…
Oleh: Rosita Samad, SP Bulan Juni 1998 dan Juli 1999 Allah menganugerahkan kami hadiah besar yang telah lama dinantikan kehadirannya, tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak seusia mereka. Berjuang membesarkan dan…
Oleh: Rosita Samad* Ada rindu memanggilku menulis sebuah catatan perjalanan tim ke lokasi nan indah bak lukisan. Berjarak sekitar 40 Km dari kota Makale dengan kombinasi jalan aspal berlubang, jalan…
Oleh: Rosita Samad* Getah damar merupakan produk kehutanan berupa hasil hutan bukan kayu yang dihasilkan oleh tanaman dengan nama latin Agathis dammara banyak dijumpai pada hutan alam Papua. Getah damar…
Sepenggal catatan perjalanan Surabaya-Makassar ini semoga lebih menundukkan hati bahwa di tengah bahtera lautan ini ada dasar yang tak terukur dan ada langit yang berlapis tempat saya dan Anda semua…
Sepenggal harapan kuletakkan di pundakmu duhai putri tercintaku, semoga dirimu kelak menjadi penerus bunda yang lebih mapan dan bijaksana.
Oleh: Rosita Samad Menapaki Toraja di subuh nan dingin menggiring kenangan lima tahun lalu menembus dinginnya subuh mengejar absensi yang tak pernah lari, hanya diam merekam masa yang pergi perlahan…
Oleh: Rosita Samad Luapan pena ini terinspirasi dari realita kehidupan sehari-hari yang memberi kita sajian pengalaman berbagai hal. Siapa pun itu dengan status sosial budaya, ekonomi dan jabatan apa pun…