Suku Bajau dan Upaya Pemertahanan Bahasa Ibu
Jadi, hanya karena tidak mengenal aksara latin, anak-anak kami sendiri justru mengidentikkannya dengan kata BAJO dan dikatakan bodoh.
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Jadi, hanya karena tidak mengenal aksara latin, anak-anak kami sendiri justru mengidentikkannya dengan kata BAJO dan dikatakan bodoh.
Selama di tahanan, ia tetap menulis karya sastra Bugis dan membantu B.F. Matthes, misionaris Belanda yang memperkenalkan La Galigo ke seluruh dunia.
Seluruh dunia bisa mencintai Anda, tetapi cinta itu tidak akan membuat Anda bahagia. Apa yang akan membuat Anda bahagia adalah cinta yang keluar dari diri Anda.
Menjadi bijaksana, selalu ada dalam kemudahan, menjadi diri sendiri, siapa pun Anda. Penderitaan hanyalah perlawanan terhadap Tuhan. Semakin menolak, semakin Anda menderita. Sederhana sekali.
Merupakan suatu kebanggaan bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Watansoppeng atas terbitnya buku “Pena Anak Indonesia untuk Bumi Latemmamala”. Ini merupakan kemajuan luar biasa untuk perkembangan literasi kita.
Setelah kita membersihkan luka, kita akan menggunakan obat ampuh untuk mempercepat proses penyembuhannya. Tentu saja, obat itu adalah cinta. Tidak ada obat lain kecuali cinta tanpa syarat. Bukan “Aku mencintaimu…
Mengantarkan isi buku bunga rampai ini, saya pikir ada beberapa hal yang sepertinya perlu kita pahami dan sepakati bersama.
Pada titik tertentu, Anda menemukan bahwa Anda harus memaafkan diri sendiri untuk semua luka dan semua racun yang Anda buat untuk diri sendiri, dalam mimpi Anda sendiri.
Kebanyakan dari kebohongan yang kita percayai akan menghilang jika kita tidak memercayainya.
Pengajaran bahasa Sunda di lingkungan perumahan semakin lama semakin berkurang. Sudah langka yang berbicara menggunakan bahasa Sunda, apalagi yang halus. Kalaupun ada, cenderung bahasa Sunda kasar, atau bahasa Sunda yang…