Terminate karena Ketahuan Punya Utang di Bank
Mirna, seorang buruh migran Indonesia, baru saja menapaki kariernya di Hong Kong. Baru enam bulan bekerja, ia belum merasakan gaji penuh karena masih dalam masa potongan. Meski demikian, nasibnya tampak…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Mirna, seorang buruh migran Indonesia, baru saja menapaki kariernya di Hong Kong. Baru enam bulan bekerja, ia belum merasakan gaji penuh karena masih dalam masa potongan. Meski demikian, nasibnya tampak…
Lina, seorang buruh migran Indonesia, bekerja selama satu tahun di rumah keluarga Ho di Hong Kong. Seperti banyak pekerja lainnya, ia mengharapkan masa kerja yang stabil dan penuh manfaat. Namun,…
Sebuah status di media sosial membuat hatiku remuk redam. Anakku, yang kedua, menulis dengan jujur tentang perasaannya: “Aku tidak apa-apa. Aku akan tetap tersenyum dan bahagia. Aku tidak mau sedih…
Di tengah gemerlap dan hiruk-pikuk kota Hong Kong yang modern dan kosmopolitan, tersembunyi jejak-jejak spiritual yang menawarkan ketenangan dan kedamaian bagi siapa saja yang mencarinya. Dua di antaranya adalah Chai…
Di Hong Kong, para buruh migran Indonesia memiliki banyak pilihan kegiatan untuk mengisi hari libur mereka. Beragam komunitas dengan aktivitas positif siap mendukung dan mengarahkan anggota-anggotanya hingga mereka benar-benar menemukan…
Perasaan saya campur aduk ketika ditunjuk sebagai salah satu narasumber dalam bedah buku “Mengantre Kematian” karya Bapak Sumardi dan Bapak Kuspriyanto. Ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti Zoom meeting, dan…
Setelah berbulan-bulan menunggu masa pelatihan di perusahaan tenaga kerja, akhirnya tibalah saat yang dinanti-nantikan. Aku, bersama para pekerja migran lainnya, akhirnya terbang menuju Hong Kong, negeri yang menjanjikan harapan baru.…
Namaku Mirna. Sudah tiga minggu aku bekerja di Hong Kong, namun rasanya seperti sudah bertahun-tahun. Majikan baruku kali ini benar-benar berbeda dengan yang dulu. Kalau dulu, majikanku peduli dan memperhatikan…
Some time ago, I heard two stories that touched my mind. The first story, a female migrant worker (TKW) who had just set foot in Hong Kong, cried and asked…