Tidak Bermain dengan Telunjuk
Oleh : Ruslan Ismail Mage Dalam penjelajahan pikiran, ditemukan sebuah konsep kepemimpinan yang menarik dan penting dipahami seorang yang menduduki jabatan. Menarik, agar bisa memahami di mana energi kepemimpinan itu…
Menulis sambil memeluk kemanusiaan. Menulis sambil mengurus kehidupan. Menulis sambil berbagi.
Oleh : Ruslan Ismail Mage Dalam penjelajahan pikiran, ditemukan sebuah konsep kepemimpinan yang menarik dan penting dipahami seorang yang menduduki jabatan. Menarik, agar bisa memahami di mana energi kepemimpinan itu…
Oleh : Ruslan Ismail Mage* Mendengar cerita Anies waktu kecil, tambah yakin kalau ia dilahirkan menjadi pemimpin besar bangsa ini. Banyak terinspirasi pemikiran dan gagasan besar para tokoh pergerakan bangsa…
Oleh : Ruslan Ismail Mage “Siapa yang akan memerintah : kekayaan ataukah manusia. Siapa yang akan memimpin : uang ataukah intelektual. Siapa yang akan mengisi posisi umum : manusia bebas…
Oleh : Ruslan Ismail Mage Kemunculan Anies Rasyid Baswedan di panggung demokrasi Indonesia, membuatku teringat dua hal. Pertama, mengingatkanku “Teori Politik Harapan” yang mengajarkan bahwa, “Sebesar apa pun masalah melanda…
Oleh : Ruslan Ismail Mage* “Semua orang yang berjasa di Republik ini seperti pejuang termasuk guru dibebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) nol rupiah” “Seorang aktivis tidak semata-mata hanya berdemo,…
Oleh: Ruslan Ismail Mage* Sejak terbentuknya suatu negara, sudah terjadi tarik menarik antara dua kekuatan dalam pengelolaan negara. Satu kutub yang ingin mengelola negara disetiap elemennya dengan profesionalisme berdasarkan keahlian…
Sejarah mencatat pemimpin yang pernah membuat oligarki bertekuk lutut di republik ini bisa jadi hanya seorang Anies Rasyid Baswedan.
Oleh : Ruslan Ismail Mage* Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot Tajam, demikian judul berita kompas.id edisi 31 Januari 2023. Menurut laporan media ini Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 tercatat…
Oleh : Ruslan Ismail Mage* Dalam suatu kesempatan rombongan iring-iringan mobil pengawal presiden tiba-tiba berhenti mendadak. Pasukan keamanan presiden seketika membuka pintu mengambil posisi sambil bersiaga penuh dengan senjata otomatis…
Mendorong mobil, lalu berjalan kaki menelusuri jalan licin, berlumpur, berkerikil, menanjak, menurun, dan kehujanan untuk menemui rakyat adalah hal biasa bagi sang bupati merakyat ini.